Kabar Teknologi – Tindakan terorisme ekstrimis ISIS pada Charlie Hebdo tanggal 7 Januari 2015 lalu merubah hidup Rebirth, nama alias satu diantara peretas dari grup hacker Anonymous. Mulai sejak waktu itu, hacker ini mati-matian memperlancar serangan pada ISIS didunia maya.
Rebirth yaitu satu diantara pendiri dari BinarySec, divisi dari Anonymous yang bertugas membombardir bebrapa website ISIS dengan serangan DDoS (distributed denial of services). Maksudnya supaya bebrapa situs tadi down serta tak dapat dibuka untuk tujuan propaganda.
Berdasar pada wawancara Softpedia, Rebirth mengakui apabila timnya juga berupaya memperoleh informasi seputar kesibukan ISIS dari bebrapa website yang mereka serang. Dia menambahkan apabila selama setahun lebih beroperasi, pihaknya telah menyerang lebih dari 150 website ISIS.
BinarySec juga dimaksud membantu pemerintah beberapa negara masalah ISIS. Rebirth serta kawan-kawannya sering memberi informasi seputar pendukung ISIS yang tengah diintai untuk di tangkap. Salah satunya adalah perakit senjata ISIS asal Amerika yang diklaim tinggal di Brasil.
“Saya merasa tim kami mencapai beberapa hal sepanjang setahun terakhir. Kami merusak komunikasi ISIS serta mengeskpos lokasi pendukung mereka ke publik,” tutur Rebirth pada Softpedia.
